Varian Baru Covid-19 Menyebar di Klaster Tarawih, Bukber hingga Mudik

Sabtu, 1 Mei 2021 11:46

TARAWIH DENGAN PROKES: Umat muslim menjalankan ibadah Salat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (12/04/2021) mala...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak sepuluh orang warga Indonesia terdeteksi mengidap vaksin Covid-19 varian baru.

”Varian baru sudah ada yang transmisi lokal,” ujar Juru Bicara Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kemarin. Transmisi lokal terjadi di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Kalimantan Selatan.

Nadia menjelaskan, mobilitas yang tinggi berisiko menularkan Covid-19 lebih besar.

Dia mencontohkan India yang saat ini 18 juta kasus Covid-19 dengan 200.000 ribu kasus terkonfirmasi dan kematian terjadi setiap empat menit.

Di Indonesia, angka kenaikan kasus bisa terlihat. Yang biasanya sekitar 5.000 kasus konfirmasi, pada 29 April lalu jumlahnya mencapai 5.833 kasus. ”Ini jadi alarm kita,” tuturnya.

Sejak awal Februari hingga Maret, grafik kasus sudah turun. Namun, awal April ada pertambahan kasus yang terjadi hingga akhir bulan lalu.

Yang menjadi catatan adalah peningkatan angka kematian sebanyak 20 persen. Begitu juga rawat inap di rumah sakit. Peningkatannya 1,28 persen. Itu hanya selama tujuh hari terakhir. ”Jumlah spesimen padahal hanya 12,25 persen,” ungkapnya.

Kemenkes juga telah mengidentifikasi berbagai klaster yang memicu lonjakan kasus. Nadia menyebutkan lima klaster, yakni perkantoran, buka bersama (bukber), tarawih di Banyumas, mudik di Pati, dan takziah di Semarang.

”Ini kelalaian kita dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.

Bagikan berita ini:
1
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar