Antisipasi Manipulasi Data, Disdik Pastikan PPDB Sistem Zonasi 2021 Berhasil

Minggu, 2 Mei 2021 22:06

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Prof Muhammad Jufri

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi hingga saat ini masih kerap diperdebatkan.

Akibatnya, beberapa data peserta didik belakangan ditemukan tidak sesuai, seperti halnya yang terjadi di Sulsel.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Prof Muhammad Jufri mengatakan, untuk mengantisipasi adanya manipulasi data, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sulsel.

Jufri mengakui, selama ini seringkali ditemukan data siswa yang bermasalah. Namun, pihaknya juga sulit untuk mengetahui data yang benar.

“Yang tahu adalah orang Dukcapil. Makanya tahun ini kami kerjasama supaya datanya siswa yang ada di zonasi, tinggal ketik Nomor Induk Kependudukan (NIK),” katanya, Minggu, (2/5/2021).

Guru Besar Universitas Negeri Makassar itu menyebutkan, kerja sama dengan Disdukcapil nantinya akan mempermudah sistem zonasi dalam PPDB karena akan langsung terkoneksi dengan data kependudukan.

“Selama inikan, kami tidak tahu ada yang menganggap bahwa dia warga di situ padahal belakangan diketahui hanya ambil surat keterangan, itu sekarang tidak berlaku tahun ini. Itulah harapan kami kerja sama dengan Dukcapil,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Disdukcapil Sulsel, Sukarniarty Kondolele menjelaskan, kerja sama dengan Disdukcapil pastinya untuk memberikan data yang riil dalam rangka menyukseskan PPDB sistem zonasi.

Kendati demikian, ia menegaskan, data yang diberikan kepada Disdik tetap sesuai kebutuhan. Karena menurutnya tidak semua data mesti diberikan.

Bagikan berita ini:
2
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar