Hardiknas, Mengapa Hari Lahir Ki Hajar Dewantara?

Minggu, 2 Mei 2021 10:58

INT

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tahun yakni tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari lahir Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (SS) atau lebih dikenal dengan Ki Hajar Dewantara (KHD) yang lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889.

Peringatan Hardiknas ditetapkan oleh Soekarno melalui Surat Keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959 tanggal 28 November 1959.

Pertanyaannya, mengapa harus hari lahir Ki Hajar Dewantara? Mengapa bukan hari lahir tokoh-tokoh lain, yang sama-sama pernah memberikan sumbangsih dalam dunia pendidikan seperti Ahmad Dahlan, Hasyim Asyhari, R. A Lasminingrat, dan lain sebagainya.

Dalam buku “Ki Hajar Dewantara, Pemikir dan Perjuangannya”, menjadi salah satu referensi yang cukup mampu menjawab pertanyaan itu.

Suhartono Wiryopranoto dalam tulisannya “Gagasan Ki Hajar Dewantara di Bidang Politik” dikutip Fajar.co.id, Minggu (2/5/2021) menjelaskan, sebagai figur dari keluarga bangsawan Pakualaman, KHD berkepribadian sangat sederhana dan sangat dekat dengan kawula (rakyat).

Jiwanya menyatu lewat pendidikan dan budaya lokal (Jawa) guna menggapai kesetaraan sosial-politik dalam masyarakat kolonial. Kekuatan-kekuatan inilah yang menjadi dasar KHD dalam memperjuangkan kesatuan dan persamaan lewat nasionalisme kultural sampai dengan nasionalisme politik.

Keteguhan hati KHD untuk memperjuangkan nasionalisme Indonesia lewat pendidikan dilakukan dengan resistensi terhadap Undang-undang Sekolah Liar (Wilde Scholen Ordonnantie, 1932). Undang-undang yang membatasi gerak nasionalisme pendidikan Indonesia akhirnya dihapus oleh pemerintah kolonial.

Bagikan berita ini:
8
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar