Kesejahteraan Guru Honorer, Tergantung Pemerintah dan Pihak Sekolah

Minggu, 2 Mei 2021 22:43

Guru Honorer--jawa pos

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kesejahteraan guru honorer sudah lama dinanti-nantikan. Pasalnya, selama ini sebagian besar guru honorer menilai kurang dipehatikan oleh pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Prof Muhammad Jufri mengatakan, pemprov akan segera menjawab keluhan-keluhan dari para guru honorer.

Ia menyebutkan, gaji honorer dinaikkan seperdua kali lipat dari gaji yang ada sebelummya.

“Kesejahteraan guru tahun ini kita lakukan khusus honorer dari 10 ribu per jam, sekarang 15 ribu per jam, mulai ini sekarang,” kata Jufri, Minggu, (2/5/2021).

Lebih lanjut, ia menyebutkan, sekitar Rp38 miliar dari APBD disiapkan untuk peningkatan gaji honorer. Sekitar 3.400 guru honorer dibiayai APBD, sedangkan jumlah keseluruhan guru honorer sekitar 11 ribu orang.

Adapun untuk guru honorer yang dibiayai dana BOS, Jufri berharap agar pihak sekolah tetap menyesuaikan dengan kebijakan yang telah diputuskan pemerintah. “Kita minta dana bos menyesuaikan,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang guru honorer yang tak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, meski gaji guru honorer dinaikkan, masih ada pihak sekolah yang enggan untuk menyesuaikan.

“Tergantung kebijakan kepseknya. Karena kalau tidak sekke (pelit, red) ki kepsek, sejahtera ki honorer,” ujarnya.

“Sebenarnya kalau dana BOS, harusnya sebagian besar dialokasikan ke honorer. Tidak ada taksiran pasti. Cuman biasa ada kepsek yang na pikir banyak kebutuhan mau dibeli lain. Ada juga yang memang sekke (pelit, red),” imbuhnya. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
9
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar