Lakukan Pungli dengan Modus Zakat, Gibran Pecat Lurah dan Kembalikan Uang Warga

Minggu, 2 Mei 2021 15:14

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan seorang pedagang yang akan menjalani vaksinasi COVID-19 di P...

FAJAR.CO.ID — Praktik pungli berupa penarikan pemungutan zakat dari warga terjadi di Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah dengan melibatkan oknum lurah setempat berinisial S.

Modus pungli, petugas Linmas membawa surat bertanda tangan lurah untuk menarik pemungutan zakat dari warga dengan meminta sejumlah uang.

Gibran Rakabuming Raka, langsung bergerak cepat sebagai Wali Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, untuk menindak lanjuti aduan warga terkait adanya praktik pungutan liar (Pungli) dengan modus penarikan zakat itu.

Didampingi Camat Kliwon, Ari Dwi Daryanto anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut langsung mendatangi beberapa toko di Jalan Dr Rajiman Solo, Kelurahan Gajahan Solo, pada Minggu (2/5/2021).

Kakak Kaesang Pangarep itu datang untuk mengembalikan uang sesuai hasil pungutan antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per toko, kemudian meminta maaf kepada warga yang dipungut.

“Saya meminta maaf dan mengembalikan uang hasil pungli penarikan zakat kepada warga Gajahan yang melibatkan oknum lurah setempat,” kata Gibran saat bertemu dengan pemilik toko yang dipungut.

Gibran menjelaskan jumlah yang diminta uang pungli tersebut di Kelurahan Gajahan, ada 145 toko dengan total sebesar Rp11,5 juta. Uang itu, nanti akan dikembalikan semua oleh pak Camat langsung kepada warga yang dipungut.

Gibran menjelaskan meminta uang penarikan pemungutan zakat dari warga yang terjadi di Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo, yang jelas tidak boleh dilakukan, dan hal itu, telah menyalahi aturan.

Komentar