Warga Serbu Pusat Belanja Jelang Lebaran, Berkerumun dan Berdesakan, Apakah Kita Tidak Belajar dari India?

Minggu, 2 Mei 2021 18:36

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivitas mudik praktis dilarang. Alhasil pusat perbelanjaan di Ibukota disesaki warga untuk membelanjakan uang atau THR-nya.

Salah satunya Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, diserbu pengunjung berbelanja sambil berdesak-desakan tanpa jaga jarak.

Pada Sabtu 1 Mei kemarin saja, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada 87 ribu orang yang mengunjungi Tanah Abang. Hari ini kata Anies lagi, melonjak hingga 100 ribu manusia.

Pegiat media sosial pun menyuarakan kenyataan yang memperihatinkan ini. Musisi dan Komposer Addie MS misalnya. Ia menuturkan bahwa kondisi yang ada di Tanah Abang mencerminkan bangsa ini tidak belajar dari tsunami Covid-19 yang tengah dialami India.

“Ini di Tanah Abang, Jakarta. Kita tidak belajar dari India, dimana hari ini mayat-mayat korban Covid bergelimpangan karena berkerumun di acara tahunan mereka dll,” cuit Addie MS di laman Twitternya, Minggu (2/5/2021).

“Apakah kita juga tetap akan nekat mudik? Setiap usai libur panjang, Covid selalu naik. Apakah kita mau ulangi lagi?” sambungnya mengkritik.

Komika Ernest Prakarsa pun demikian. Ia mengaku heran seolah pemangku kebijakan di negeri ini membiarkan kerumunan itu terjadi.

“Ngeri liat kerumunan di pasar Tanah Abang. Pemerintah lagi ngapain ya?” ketusnya.

Pedangdut Inul Daratista juga ikut menyayangkan pola tingkah laku warga yang seolah meremehkan wabah ini.

Komentar