15 Startup Bakal Dikembangkan Jadi Unicorn, Kominfo Gandeng Pendiri dan Praktisi Startup Terkemuka

Senin, 3 Mei 2021 13:18

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) meresmikan penyelenggaraan program inkubasi Startup Studio Indonesia Batch 2 yang akan berlangsung mulai Mei hingga Juli 2021 mendatang.

Dari sekitar 1.063 pendaftar di 34 provinsi, telah terpilih 15 early-stage startup yang siap #GoTheExtraMiles. Pengembangan usaha rintisan atau startup lewat Startup Studio Indonesia Batch 2 ini akan mengembangkan bisnis 15 startup yang terpilih itu.

Adapun 15 startup yang akan mengikuti Startup Studio Indonesia Batch 2 ini adalah ALIA, Appskep, AVTER, Cerah.co, Dibimbing.id, Legalku, LingoTalk, MyDoctors, Ovento, Prieds, Rahsa Nusantara, SejutaCita, Shieldtag, Tebengan dan Wehelpyou.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Startup Studio Indonesia diharapkan dapat menjawab tantangan utama early-stage startup dan membangun semangat kolaborasi antar pelaku startup untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem ekonomi digital nasional yang tangguh.

“Hal ini dilakukan melalui transfer pengetahuan, membuka jejaring bisnis baru, serta membangun karakter dan kompetensi startup yang berdaya saing tinggi,” ujar Semuel dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/5/2021).

Kominfo memprioritaskan enam sektor bisnis startup untuk dikembangkan melalui program Startup Studio Indonesia ini. Keenam sektor industri tersebut antara lain pendidikan, kesehatan, maritim, agrikultur, pariwisata dan logistik.

Adapun kategori early-stage startup yang dapat mengikuti program ini adalah startup yang telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction selama minimal 3 bulan.

Komentar