Alasan Jadi Temuan BPK, Semua Media Cetak yang Punya Online Diblokir DPRD Makassar

Senin, 3 Mei 2021 17:19

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Puluhan media cetak dan online menjalin kontrak kerjasama dengan DPRD Makassar di bawahi Bagian Hubungan Masyarakat (Humas).

Tiba-tiba saja semua media cetak yang punya online diblokir. Alasannya efisiensi anggaran yang merupakan instruksi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan. Hal ini berlaku sejak tahun 2021.

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo enggan menanggapi lebih jauh terkait hal itu. Ia meminta Bagian Humas menjelaskannya.

Memang kata dia, ada sekitar 70 media massa baik cetak maupun online yang tercatat bekerjasama dengan DPRD Makassar. Kebijakan kerjasama ini selain untuk mengakomodir kegiatan kedewanan, juga menyuarakan kontrolling terhadap pemerintah.

Kasubag Humas DPRD Makassar Taufiq Nadsir mengaku pemutusan kerjasama media online yang ada media cetaknya, adalah instruksi BPK.

“Iya permintaan BPK. Jadi media cetak yang ada online-nya diminta pilih salah satunya. Lebih kepada azas manfaatnya. Efesiensi anggaran karena Covid-19,” terang Taufiq Nadsir saat dikonfirmasi belum lama ini.

Badan Pemeriksa Keuangan Sulsel sejauh ini belum merespon saat ingin dikonfirmasi terkait efisiensi anggaran tersebut. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
8
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar