Larangan Mudik, Doni Monardo Ingatkan Pejabat Negara Ikuti Narasi Pemerintah Pusat

Senin, 3 Mei 2021 21:34

Kepala BNPB Doni Monardo. (BNPB)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan semua pejabat negara untuk mengikuti narasi pemerintah pusat mengenai larangan mudik.

Menurutnya, keputusan peniadaan mudik tersebut diambil melalui berbagai pertimbangan, masukan, dan datum yang dikumpulkan selama setahun terakhir.

“Keputusan dilarang mudik ini mohon kiranya adalah narasi tunggal. Tidak boleh ada pejabat mana pun yang berbeda narasinya dari narasi pusat. Ini adalah keputusan politik negara, Kepala Negara adalah Bapak Presiden Jokowi. Mohon sekali lagi, seluruh komponen bangsa untuk betul-betul mengikuti,” kata Doni di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (3/5).

Menurut Doni, keputusan tersebut penting dilaksanakan. Sebab, jika dibiarkan seperti tahun lalu, maka akan terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang diikuti juga oleh angka kematian.

Untuk tahun ini, bahkan setelah Presiden Jokowi mengumumkan larangan mudik pun masih ada sekitar 7 persen masyarakat yang menyatakan akan tetap ingin pulang kampung.

“Bahkan sebelum Ramadan pun sudah ada yang kembali ke kampung halaman untuk melakukan berbagai macam aktivitas.”

“Sehingga kalau kami lihat, hampir semua provinsi di Pulau Sumatera mengalami kenaikan kasus baik aktif, kesembuhan, maupun angka kematian,” imbuh dia.

Oleh karena itu, Doni mengimbau para kepala daerah terutama di Sumatera, untuk melakukan evaluasi secepat mungkin. Dia juga meminta para kepala daerah tidak terlambat dalam melakukan pengetatan dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar kasus positif tidak melonjak secara eksponensial.

Bagikan berita ini:
5
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar