Mabuk dan Bikin Onar, Pria Ini Tewas Tertusuk Pisau Sendiri

Senin, 3 Mei 2021 09:34

DIAMANKAN: Sigit Pamungkas. (Foto: Polsek Krejengan for Jawa Pos Radar Bromo)

Perbuatan korban berlanjut menuju rumah Asim, untuk mencari Sigit. Nama terakhir yang disebut anak kandung dari Asim. Kebetulan Sigit memang masih satu rumah dengan Asim.

Saat datang ke rumah Asim, Ainul sejatinya membawa sebilah pisau, celurit dan pentungan besi. Namun saat melakukan perusakan di rumah Asim, celurit lebih dahulu diamankan oleh warga. Hanya tertinggal pisau dan pentungan besi.

Di rumah Asim, korban juga merusak lampu depan rumah. Nah, saat melakukan perusakan tersebut, Sigit terbangun dan membuka pintu rumahnya. “Saat membuka pintu itulah, Ainul langsung menusukkan pisau yang dibawanya, ke Sigit,” ujar Kanit Reskrim Polsek Krejengan Bripka Fajar.

Ketika hendak menusuk, Sigit rupanya sudah mengantisipasi dan menghindar. Sehingga penusukan gagal. Sigit lalu memegang tangan Ainul, dan membawanya ke depan rumahnya. Rumah Ainul dan Sigit, hanya berjarak 20 meter. Di sana, duel antara Ainul dan Sigit, kembali terjadi.

Tapi Ainul yang terpengaruh miras, kalah fisik. Sigit berhasil membenturkan kepalanya berkali-kali. “Saat di luar rumah korban membenturkan kepala, Ainul dan Sigit terjatuh. Begitupun pisau dan dan pentungan besi, juga terlepas dari genggaman Ainul,” ujarnya.

Setelah terlepas dari genggaman korban, Sigit menusukkan pisau ke tubuh Ainul. Tak lama kemudian korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Tersangka menusuk korban di bagian perut, tepatnya di bawah rusuk sebanyak 2 kali. Sigit sempat dipegang oleh bapaknya, dan pisau sempat dipegang oleh bapaknya juga. Usai menusuk, Sigit pulang ke rumahnya. Di waktu bersamaan tersangka melihat korban ditolong oleh kakak kandungnya, yakni Leman, dan korban sempat dibawa ke rumah warga dari TKP,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
5
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar