Parpol Islam Disebut Tak akan Menang Pemilu, Ini Analisa Gde Siriana

Senin, 3 Mei 2021 13:49

Direktur Indonesia Future Studies (INFUS) Gde Siriana Yusuf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf mengungkapkan partai politik (Parpol) Islam di Indonesia sulit memenangkan pemilu.

“Umat Islam di Indonesia memang mayoritas. Tapi parpol Islam tidak kan pernah menang Pemilu,” kata Gde Siriana dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Senin (3/5/2021).

Pengamat politik itu menyebutkan alasan kenapa Parpol Islam seperti PKS, PKB, PPP hingga PAN sulit menang pemilu. Menurutnya, parpol-parpol itu tak punya gagasan besar, termasuk untuk membangun koalisi bersama.

“Karena mereka tidak punya gagasan besar untuk sejahterakan umat melalui 1 parpol Islam yang bersatu,” sebutnya.

Tak hanya itu, Gde Siriana menjelaskan parpol Islam saat ini hanya fokus pada hal-hala kecil. Seperti menangkan Pilkada di daerah atau mendapat jabatan menteri tertentu.

“Mereka hanya punya gagasan kecil yang ekslusif untuk sekedar menjadi ‘raja-raja kecil’,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam Pemilu 2019 lalu lima parpol Islam yang ikut pemilu. Hanya 4 yang berhasil masuk parlemen, yaitu PKB, PKS, PAN hingga PPP. Sementara PBB gagal karena hanya meraih 0,79 persen suara.

Adapun empat parpol yang lolos ambang batas, tak ada yang masuk tiga besar. Hanya PKB yang berhasil bercokol di posisi empat dengan 9,69 persen suara. Sisanya PKS (8,21%), PAN (6,84%) dan PPP (4,52%). (msn/fajar)

Komentar