Pemkot Keluarkan SE Penerapan Prokes di Tempat Usaha, Pelaku Usaha Harus Sediakan Zoom Monitoring

Senin, 3 Mei 2021 17:00

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tempat usaha menjadi perhatian Pemkot Makassar. Pasalnya kunjungan masyarakat terus meningkat beberapa hari terakhir.

Sehingga Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.01/182/S.edaran/B.HUK/IV/2021.

Memuat Adaptasi Sosial Pelaku Usaha dan Pengurai Kerumunan Dalam Pengendalian Penyebaran Covid-19, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. (ikbal/fajar)

Adapun isi SE tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Mewajibkan penerapan 5 M pada setiap kegiatan, yaitu; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi
  2. Mewajibkan pelaku usaha untuk menerapkan adapatasi kebiasaan baru dengan:

a. Membentuk petugas internal protokol kesehatan, pada kegiatan usaha masing-masing.

b. Menyiapkan handphone atau CCTV yang ditempatkan di posisi strategis, dalam ruangan usaha agar dapat di monitor oleh satgas kecamatan, untuk melaksanakan zoom monitoring.

c. Pelaksanaan zoom monitoring sebagaimana dimaksud dalam poin b dapat diunduh melalui link yang tersedia sesuai wilayah masing-masing.

d. Untuk melaporkan pelanggaran dapat menghubungi layanan kedaruratan 112 atau WA 0811400112: “kami membuka bagi masyarakat, untuk melaporkan jika menemukan kerumunan.

  1. Setiap kegiatan usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan menimbulkan kerumunan, maka Satgas Raika akan memberikan sanksi teguran, hingga sanksi pembubaran kegiatan.
  2. Peniadaan mudik hari raya Idulfitri sebagai upaya untuk membatasi pergerakan dan mobilitas, dalam rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19.
  3. Mengharapkan partisipasi media untuk ikut membantu pemerintah kota Makassar, dalam mensosialisasikan menggaungkan kampanye jangan mudik, yang dapat dipublikasi secara simultan untuk menyiasati keterbatasan gerak, alat dan waktu ditengah penyebaran pandemi Covid-19.

Bagikan berita ini:
6
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar