BELAJAR DARI INDIA

Selasa, 4 Mei 2021 22:17

Oleh: Rachmat Faisal Syamsu(Dosen Bagian IKM-IKK Kedokteran UMI Makassar)

Kondisi India hari ini hancur lebur. Tsunami Covid-19 jilid 2 sedang berlangsung. Laporan angka kematian mencapai 200 ribu jiwa lebih. Itupun belum termasuk yang tidak tercatat secara resmi. Rumah Sakit kolaps, Tenaga medis sudah hampir menyerah, pasukan Oksigen hampir habis, hingga krematorium mayat beroperasi tanpa henti dan kini sisa menggunakan tumpukan kayu hingga berlokasi dipelataran parkir. Ada sekitar 360 ribu kasus infeksi baru dan 3 ribuan angka kematian setiap harinya dimana total keseluruhan sudah ada 17,9 juta kasus infeksi.

Tercatat bantuan asing seperti Inggris, Singapura, Rusia, Selandia Baru, dan Perancis telah datang mengulurkan tangan, namun butuh waktu untuk membuat keadaan stabil kembali dalam kondisi seperti sekarang ini. Horor. Inilah satu kata yang dapat menggambarkan kondisi India saat ini.

Menurut studi Epidemiologi, didapati bahwa terdapat empat varian Virus Corona yang ada di India. Yaitu strain Inggris (B.1.1.7) menyebar cepat tetapi dapat diatasi dengan Vaksin. Strain Afrika Selatan (B.1.351) memiliki potensi melemahkan efek antobodi yang diperoleh dari vaksin.

Strain Brasil (P.1), dan yang terbaru strain double mutant (B.1.617) yang sangat menakutkan karena mampu bermutasi dengan cepat sehingga tidak dikenali oleh sistem pertahanan atau antibodi tubuh. Parahnya, 40 persen kasus baru di India disebabkan oleh strain double mutan ini. Betul-betul horor.

Komentar