Dampak Vaksin dan Larangan Mudik Pacu Gairah Belanja Masyarakat

Selasa, 4 Mei 2021 16:54
Belum ada gambar

IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPD Asosiasi Persatuan Pusat Perbelanjaan (APPBI) Sulselbar, Ricky Theodores menyampaikan, sesuai dengan prediksi larangan mudik tidak sepenuhya memberikan dampak negatif. Belanja masyarakat justru terpacu.

“Kenaikan sekitar 40 persen dibandingkan hari biasa,” paparnya, Selasa (4/5/2021).

Dia menegaskan ada sejumlah faktor yang membuat masyarakat atau konsumen mulai terlihat bergairah untuk berbelanja.

Antara lain sentiment positif vaksin, pemberlakukan pengetatan mudik lebih awal, turut mendorong tingkat kunjungan ke pusat belanja.

“Masyarakat lebih percaya diri melakukan aktivitas belanja. Selain itu, mall juga memberikan promo spesial menjelang Ied,” urainya.

Dia menilai upaya dari pihak mall menyiasati daya beli yang belum sepenuhnya kembali memang harus aktif mengadakan kegiatan-kegiatan yang menarik disertai program diskon untuk merangsang minat belanja.

Ricky juga memprediksi cairnya THR akan menjadi momentum puncak belanja masyarakat sebab ada dana yang mereka bisa pakai di luar kebutuhan sehari-hari.

“Pencairan THR juga bagus nanti dampaknya,” nilainya.

Sebelumnya, Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel, Endang Kurnia Saputra menilai geliat perputaran ekonomi dimungkinkan dapat terjadi pada pekan ketiga Ramadan.

“Minggu ketiga bulan Ramadan, lazimnya aktivitas konsumsi mulai meningkat,” bebernya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
10
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar