Digerebek Densus 88, Penghuni Eks Markas FPI Sudah Pergi Pasca Gempa Sulbar

Selasa, 4 Mei 2021 20:34

Eks Markas FPI tampak dipasangi polisi line.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Warga sontak kaget setelah melihat Tim Densus 88 menggerebek rumah, yang merupakan bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Sungai Limboto, Makassar.

Salah satunya bernama Risfan, 28 tahun. Dia mengatakan, penghuni markas tersebut sudah pergi pasca bencana gempa mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar) pada Januari 2021 lalu.

“Terakhir waktu kejadian bencana di Mamuju (Sulbar). Setelah itu tidak pernah lagi ada,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Dia juga mengaku telah lama bertetangga dengan para penghuni markas tersebut. Namun sayang, ia enggan menyebut aktivitas apa saja yang sering digelar di rumah sederhana berlantai satu tersebut.

“Lumayan sih karena saya di sini sejak kecil. Jadi sedikit banyaknya saya tahu lah, soal kegiatan-kegiatannya,” tambahnya.

Penggerebekan itu diduga terkait dengan penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror beberapa waktu lalu. Olehnya itu, sejumlah aparat kepolisian sempat berjaga di sekitar rumah tersebut, pasca Densus 88 melakukan penggerebekan.

“Dari (polisi) Polda, Resmob, gabungan semua, dari jam 4 sore. Saya tidak tahu kalau Munarman pernah datang ke bekas markas ini,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, membenarkan penggerebekan oleh tim dari Mabes Polri ini. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan penyidik Densus 88 terkait hasil giat sore tadi. (ishak/fajar)

Komentar