Gelombang Tinggi 6 Meter Ancam Perairan Indonesia, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Selasa, 4 Mei 2021 20:50

Ilustrasi gelombang laut

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat diminta untuk mewaspadai ancaman gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Tiga hari ini, gelombang tinggi mencapai 6 meter berpotensi terjadi.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Eko Prasetyo meminta agar masyarakat mewaspadai gelombang tinggi yang diprediksi terjadi pada 4 – 6 Mei 2021 di beberapa wilayah perairan Indonesia.

“Potensi gelombang dengan kategori sangat tinggi 4 – 6 m berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah dan Samudra Hindia selatan Jawa Timur,” ujarnya, Selasa (4/5).

Berdasarkan pantauan BMKG, perairan gelombang dengan kategori sedang 1,25 – 2,5 m berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan P. Sawu – Kupang – Samudra Hindia selatan Rotte – Kupang, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Laut Natuna utara, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kep. Wakatobi bagian barat, perairan Manui – Kendari bagian timur, Laut Flores, perairan Kep. Sermata – Kep. Babar, perairan Kep. Sangihe – Talaud, Laut Sulawesi, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Arafuru bagian timur, perairan utara Papua barat, Samudra Pasifik utara Halmahera – Papua.

Sementara, untuk gelombang dengan kategori tinggi 2,5 – 4 m terjadi di beberapa perairan Indonesia di antaranya perairan barat Mentawai – Kep. Mentawai, perairan Enggano – barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda, Samudra Hindia selatan Banten – Jawa Barat, perairan selatan Banten – P. Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudra Hindia Bali – Sumba, Laut Banda, perairan Kep. Wakatobi bagian timur, perairan selatan Kep. Tanimbar, Laut Arafuru.

Komentar