Hadiah Lebaran, ASN Dilarang Terima

Selasa, 4 Mei 2021 10:27

Ilustrasi PNS. Sejumlah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jawa Timur. ( Fiqih Arfani/Antara)

FAJAR.CO.ID,WONOSOBO Para pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Wonosobo dilarang menerima segala bentuk gratifikasi, terutama yang berkaitan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

Seluruh ASN juga diminta tidak memanfaatkan situasi pandemic COVID-19 atau momentum hari raya Idul Fitri sebagai alasan untuk melakukan perbuatan-perbuatan koruptif yang berimplikasi pada potensi sanksi pidana.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Eko Suryantoro menyampaikan perihal larangan permintaan maupun penerimaan gratifikasi tersebut, telah dituangkan dalam Surat Edaran Sekda nomor 0668 Tahun 2021 tentang Larangan Penerimaan Gratifikasi Terkait Momen Hari Raya.

“Terkait larangan penerimaan Gratifikasi sudah sangat jelas, bahwa seluruh ASN di lingkup Pemkab Wonosobo tidak diperbolehkan menerima atau bahkan meminta dana dan atau hadiah sebagai Tunjangan Hari Raya atau sebutan lain oleh Pegawai Negeri atau penyelenggara Negara,” tegas Eko, saat ditemui di aula Diskominfo seperti dikutip dari Magelang Ekspres (Fajar Indonesia Network Grup) , Senin (3/5).

Perbuatan-perbuatan seperti itu, baik mengatasnamakan individu, lembaga, maupun instansi daerah kepada masyarakat, perusahaan, dan atau penyelenggara Negara lainnya, menurut Eko berlawanan dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1991 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Apabila ada ASN yang menerima hadiah sejenis gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan ini, maka kepadanya diwajibkan untuk melaporkan kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan gratifikasi,” tandasnya.

Komentar