KTP Dipalsukan, Rumah Beralih Kepemilikan

Selasa, 4 Mei 2021 09:20

Joni Iwansyah, kuasa hukum Teguh Lulus Rachmadi. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Teguh Lulus Rachmadi, 65, tidak menyangka jika rumah di Kupang Gunung Jaya yang ditempati selama puluhan tahun tiba-tiba beralih kepemilikan. Pria yang juga pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim itu harus berurusan dengan pihak berwajib.

Wartawan senior itu mendatangi penyidik Ditreskrimum Polda Jatim setelah dilaporkan Anton. Teguh dilaporkan atas dugaan kasus memasuki pekarangan tanpa izin. ”Klien saya dilaporkan pasal 167 KUHP,” kata kuasa hukum Teguh Lulus Rachmadi, Joni Iwansyah.

Menurut Joni, dalam kasus ini kliennya tidak pernah menjual atau menandatangani akta perjanjian jual beli dan akta kuasa menjual dan atau jual beli terhadap sebidang tanah berikut bangunan rumah yang ada di Jalan Kupang Gunung Jaya IX/12.

Kasus ini bermula pada 2017 lalu. Saat itu, Santi dan Atik meminjam sertifikat rumah milik Teguh Lulus Rachmadi melalui istrinya, Endang Kusumawati. Peminjaman sertifikat itu dilakukan tanpa sepengetahuan Teguh yang dikenal sebagai wartawan senior media terbitan Jakarta itu.

Santi dan Atik meminjam sertifikat dengan dalih untuk digunakan meminjam uang. Setelah mendapatkan seseorang yang mampu meminjami uang, Santi dan Atik mengajak Endang bertemu Anton di sebuah restoran cepat saji di kawasan Satelit.

Awal Oktober 2017, Santi dan Atik mengajak Endang ke notaris di kawasan Ngagel karena pinjaman sudah mau cair. Saat di notaris, ternyata sudah ada laki-laki yang tidak diketahui identitasnya dan Anton.

Komentar