Pemprov Naikkan Insentif Guru Honorer, Tapi Penerimanya Dipangkas

Selasa, 4 Mei 2021 14:37

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Muhammad Jufri (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Insentif guru honorer yang bersumber dari APBD dinaikkan. Sebelumnya Rp10 ribu per jam menjadi Rp15 ribu per jam.

Namun, disisi lain kuota penerima insentif guru honorer dikurangi. Sebanyak 6000 guru honorer di tahun sebelumnya dipangkas menjadi 3.400.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Hery Sumiharto mengatakan, pemangkasan kuota penerima insentif honorer dari APBD terpaksa dilakukan karena selama ini banyak yang meminta untuk dinaikkan insentifnya.

Meski demikian, ia menyebutkan, pembiayaan 2600 tenaga honorer dialihkan ke dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kalau dari dana BOS, itu kewenangan sekolah. Kita berharap juga ada penyesuaian. Cuma kan disesuaikan dengan kebutuhan, karena BOS itu peruntukannya juga untuk operasional sekolah,” katanya, Senin, (3/5/2021).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Muhammad Jufri mengungkapkan, pihaknya tetap akan mengusahakan kesejahteraan bagi guru honorer.

“Kami terus berupaya bagaimana mereka bisa menikmati upah yang layak. Ada 11.000 honorer guru kita saat ini. Yang dibiayai oleh APBD sebanyak 3.400 orang,” jelasnya.

“Sisanya dibayar dana BOS sekolah. Untuk dana bos diharapakan menyesuaikan keputusan yang kita ambil,” imbuhnya. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
2
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar