Potongan Besar KRI Nanggala Belum Diangkat, Ini Kendala yang Dihadapi TNI AL

Selasa, 4 Mei 2021 14:25

DI DASAR LAUT: Bagian-bagian dari KRI Nanggala-402 yang terlihat retak ditemukan di dasar laut utara Bali kemarin. (HAND...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Proses evakuasi KRI Nanggala-402 masih menemui kendala. Terutama dalam proses pengangkatan kapal. Mengingat kedalaman laut tempat kapal kandas mencapai 838 meter.

Asisten Perencanaan dan Anggara (Asrena) Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali mengatakan, kapal-kapal bantuan evakuasi memang sudah berada di Laut Bali. Namun, proses pengangkatan harus direncanakan secara matang.

“Untuk mengangkat memang agak susah mungkin, karena untuk menempelkan pengait dengan barang yang akan diangkat itu butuh tangan (untuk mengaitkan),” kata Ali saat Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo, Jakarta, Selasa (4/5).

Pengait tersebut harus dipasangkan langsung oleh penyelam dengan pakaian khusus untuk penyelaman laut dalam. Atau bisa juga dengan bantuan robot.

“Bisa penyelam bisa robot. Kalau penyelam dia harus pakai baju khusus yang bisa sampai kedalaman segitu. Nah ini agak sulit, mungkin akan dibantu robot untuk pasang itu,” imbuh Ali.

Atas dasar itu, proses evakuasi baru berhasil mengangkat bagian-bagian kecil kapal. “Sampai saat ini mungkin hanya bagian-bagian kecil saja yang bisa diangkat. Kalau yang besar belum,” pungkas Ali.

Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali pada Rabu (21/4) sekitar pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia.

Komentar