Sebut Pelabelan Teroris kepada KKB Tidak Tepat, Sutiyoso: Itu kan Jelas Politis

Selasa, 4 Mei 2021 18:44

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso menilai, pelabelan teroris terhadap KKB di Papua tidak tepat. Sebab, teroris terkait masalah ideologis atau kepercayaan.

Siapa saja yang tidak sepaham akan dihabisi, bukan ingin merdeka. Itu berbeda dengan yang dilakukan KKB selama ini di Papua dimana mereka membunuhi warga sipil dan TNI/Polri.

Selain itu, juga melakukan pembakaran sekolah-sekolah, membunuhi beberapa guru. Demikian disampaikan Sutiyoso di kanal YouTube Hersubeno Point, Sabtu (1/5).

“Itu kan jelas politis karena di dalam sekolah guru itu mengajak muridnya untuk mencintai Pancasila dan NKRI,” papar dia seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Selasa (4/5).

Sedangkan serangan bersenjata kepada personel TNI/Polri, dimaksud KKB untuk mendapatkan senjata dan amunisi. Di sisi lain, gerakan mereka terorganisir dengan memiliki LSM yang bergerak untuk menyuarakan kemerdekaan.

Di luar negeri misalnya. kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu, ada Benny Wenda yang melakukan propaganda-propaganda ke forum internasional memisahkan diri dari Indonesia. “Untuk itu, pemerintah tidak perlu ragu mengatakan sebagai separatis karena niat mereka jelas-jelas ingin merdeka dan memisahkan diri,” tegasnya.

Sosok yang akrab disapa Bang Yos ini lantas mengumpamakan Amerika Serikat yang mengaku bapak moyangnya demokrasi. Misalnya Texas, salah satu negara bagian di Amerika, ingin memisahkan diri, apa yang akan mereka lakukan. “Jujur ya, dipastikan bakal diserbu tentaranya. Pasti itu,” tegasnya.

Bagikan:
9
1
5

Komentar