THR Tanpa Tukin, Anis Minta Presiden Jokowi Keluarkan Kebijakan Adil

Selasa, 4 Mei 2021 10:23

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Anggota DPR RI Anis Byarwati menyoroti pengurangan pembayaran uang Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Karena itu, Anis mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan kebijakan yang adil terhadap PNS.

“Pemerintah harus keluarkan kebijakan yang adil untuk PNS,” ujarnya dalam keterangannya kepada Pojoksatu.id (Jaringan Fajar.co.id) di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu hal tersebut cukup mengkhawatirkan karena akan memengaruhi daya beli PNS.

“Tunjangan kinerja juga yang diakumulasi dengan THR, idealnya berdampak pada lonjakan konsumsi rumah tangga,” jelasnya.

“Salah satu sumber pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi rumah tangga. Dan konsumsi rumah tangga ditentukan oleh pendapatan,” ujarnya

Lebih lanjut, Anis menyebutkan pendapatan terdiri dari dua. Diantaranya yaitu pendapatan tetap (gaji pokok) dan pendapatan variabel (THR, tunjangan lainnya).

Karena itu, Legislator Dapil Jakarta Timur itu sangat menyayangkan kebijakan pemerintah yang memotong THR PNS.

Di sisi lain, kata Anis, pemerintah sedang memberikan stimulus pada sektor industri properti dan kendaraan bermotor melalui insentif pajak (PPN dan PPnBM),

Sementara itu, melakukan penghematan atau memotong pengeluaran APBN dengan pemberian THR secara tidak full kepada PNS.

“Banyak hal yang tidak sesuai antara instruksi dengan kondisi di lapangan. Koordinasi inilah menjadi pekerjaan rumah di pemerintah,” ucap Anis.

Komentar