6 Provinsi yang Mobilitas Belanja Masyarakatnya Tinggi

Rabu, 5 Mei 2021 09:55

Berbelanja, Rabu (21/4). Foto: Reuters/Niharika Kulkarni

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menjelang Hari Raya Idul Fitri tingkat konsumsi masyarakat meningkat. Alhasil, tempat perbelanjaan ramai pengunjung. Pemerintah tidak melarang masyarakat berbelanja. Namun, masyarakat disarankan berbelanja aman secara online. Ada 6 provinsi dengan mobilitas masyarakat ke pusat perbelanjaan tertinggi di Indonesia.

“Kepada masyarakat untuk memilih opsi berbelanja yang lebih aman. Masyarakat dapat memanfaatkan kemajuan teknologi. Yaitu belanja online. Ini penting untuk meminimalkan penularan virus COVID-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Jakarta, Selasa (4/5).

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta menyusun mekanisme aktivitas sosial dan ekonomi. Sehingga dapat dengan mudah diawasi pergerakannya. “Buatlah satuan tugas khusus untuk melakukan pembinaan di lapangan,” imbuh Wiku.

Menurutnya, sektor sosial dan ekonomi sangat berkaitan. Dibutuhkan cara bijak untuk mampu mencapai hasil yang baik pada kedua sektor tersebut.

Menurutnya, di tengah penerapan kebijakan pengetatan mobilitas dan peniadaan mudik, di lapangan masih ditemukan kenaikan mobilitas penduduk. Terutama di pusat perbelanjaan.

Data yang dihimpun Satgas Penanganan COVID-19 sejak 11 Maret hingga 16 April 2021, selama tiga pekan terakhir terdapat enam provinsi dengan kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan tertinggi di Indonesia. Yaitu Provinsi Aceh, Gorontalo, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara dan Sumatera Barat. “Puncak kenaikan masing-masing pada 9 April 2021,” tukasnya.

Komentar