Grebek Eks Markas FPI, 3 Orang Ditangkap

Rabu, 5 Mei 2021 21:21

ILUSTRASI: Tim Densus 88 (TAWAKKAL/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penggrebekan eks markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Sungai Limboto, Makassar telah dilakukan kemarin. Alhasil, tiga orang ditangkap dalam operasi ini.

“Tiga orang kita amankan inisial AR, MU, dan AS. Perannya belum bisa disampaikan. Ditangkap di rumah masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Endra Zulpan, Rabu (5/5/2021).

Perwira polisi tiga melati ini menyebut, mereka ditangkap tanpa perlawanan oleh tim dari Mabes Polri di rumahnya masing-masing, di sekitaran wilayah Kota Makassar.

Tiga orang itu diduga punya erat kaitan dengan pimpinan FPI di Makassar, dan penangkapan Munarman di Jakarta oleh Densus 88 belum lama ini.

“Namun mereka bagian dengan dari petinggi FPI dan terlibat dalam baiat yang melibatkan Munarman,” tambahnya.

Warga sontak kaget setelah melihat Tim Densus 88 menggrebek rumah, yang merupakan bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Sungai Limboto, Makassar.

Salah satunya bernama Risfan, 28 tahun. Dia mengatakan, penghuni markas tersebut sudah pergi pasca bencana gempa mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar) pada Januari 2021 lalu.

“Terakhir waktu kejadian bencana di Mamuju (Sulbar). Setelah itu tidak pernah lagi ada,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Dia juga mengaku telah lama bertetangga dengan para penghuni markas tersebut. Namun sayang, ia enggan menyebut aktivitas apa saja yang sering digelar di rumah sederhana berlantai satu tersebut.

“Lumayan sih karena saya di sini sejak kecil. Jadi sedikit banyaknya saya tahu lah, soal kegiatan-kegiatannya,” tambahnya.

Penggrebekan itu diduga terkait dengan penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror beberapa waktu lalu. Olehnya itu, sejumlah aparat kepolisian sempat berjaga di sekitar rumah tersebut, pasca Densus 88 melakukan penggrebekan. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
8
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar