Penyidik Terbaik KPK Terancam Dipecat, Febri Diansyah: Inilah Sesungguhnya Pembusukan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 5 Mei 2021 10:29

Febri Diansyah-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pegiat anti korupsi, Febri Diansyah ikut mengomentari kondisi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini.

Terlebih dengan adanya isu pemecatan sejumlah penyidik dan pegawai pasca keluarnya hasil tes assesment wawasan kebangsaan besagai syarat lulus PNS. Salah satunya Novel Baswedan.

“Jika mereka yang bersih dan berjuang membongkar skandal korupsi justru ingin diusir dari lembaga antikorupsi, inilah yang sesungguhnya pantas disebut pembusukan upaya pemberantasan korupsi,” kata Febri dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Rabu (5/5/2021).

Menurutnya, apa yang terjadi di lembaga antirasuah tersebut merupakan dampak dari revisi UU KPK.

“Buah revisi UU KPK satu persatu terlihat. KPK tmpak tumbuh dengan kontroversi dan minim prestasi,” sebutnya.

Mantan juru bicara KPK itu mengungkapkan, polemik pemecatan beberapa penyidik muncul di saat KPK tengah menangani beberapa kasus besar.

“Ada kasus-kasus besar yang sekarang sedang ditangani sejumlah Penyidik yang namanya beredar di media akan disingkirkan dari KPK. Sebut saja korupsi Bansos Covid-19, suap Benur di KKP, kasus suap terkait izin di ESDM dengan tersangka Samin Tan yang baru ditangkap beberapa waktu lalu, E-KTP dan juga tanjung balai,” ungkap Febri Diansyah.

Tak sampai di situ, Febri juga menyebutkan penyidik yang pernah menangkap Setya Novanto, Ketua DPR RI dalam kasus E-KTP.

Komentar