PSG Gagal ke Final, Pochettino Salahkan Kartu Merah, Keberuntungan, dan Kontrak Guardiola

Rabu, 5 Mei 2021 05:59

Foto: Getty Images via BBC Live

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Pelatih PSG, Mauricio Pochettino menjadi pelatih kesekian yang gagal memenuhi ambisi klub kaya Prancis itu untuk menjadi juara Liga Champions. Meski begitu, juru taktik Argentina itu mengaku tetap bangga.

Ia menyebut timnya kalah karena sejumlah alasan. Mulai dari kartu merah di dua pertandingan semifinal, keberuntungan yang tidak memihak, serta posisi Pep Guardiola sebagai pelatih City yang sudah cukup lama.

“Selama 180 menit, selama 40 atau 45 menit kami bermain dengan sepuluh orang. Itu keuntungan besar. Itulah sepak bola, tapi kami berkompetisi dan selalu dalam permainan. Itu bukan untuk kami malam ini atau malam sebelumnya saat kami bermain di Paris,” tegasnya di UEFA.com.

“Saya perlu memberi selamat kepada Manchester City karena mereka menjalani musim yang fantastis. Setelah enam atau tujuh musim bekerja, Pep melakukannya dengan baik. Di saat yang sama, kami merasa bangga dengan para pemain dan tim kami,” lanjutnya.

Menurut Poche, timnya sudah bekerja maksimal. “Kadang-kadang dalam sepak bola Anda membutuhkan persentase keberuntungan dalam beberapa periode permainan. Pada akhirnya, semuanya itu masalah klinis. Mereka mencetak gol dari situasi di mana kami menekan tinggi, dengan bola panjang,” keluhnya.

Mauricio Pochettino juga memastikan permainan berjalan seperti yang mereka rencanakan. “Kami memainkan permainan yang kami rencanakan. Kami memulai dengan sangat baik, menciptakan peluang dan mendominasi Manchester City. Itu tidak mudah. Tidak banyak tim yang bisa mendominasi tim seperti Manchester City,” tandasnya. (amr)

Komentar