Hindari Tabiat Kongkalikong, Tunjangan Panitia Lelang Dinaikkan Rp20 Juta

Kamis, 6 Mei 2021 17:07

Ilustrasi lelang jabatan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Panitia atau kelompok kerja (pokja) lelang akan mendapat kenaikan penghasilan. Bahkan bisa mencapai Rp20 juta.

Panitia Lelang melekat di Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Jika usulan terbaru diterima, mereka mendapat tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang besar. Bahkan bisa lebih banyak dari pejabat eselon II.

Saat ini, tim pembahasan evaluasi TPP masih mendiskusikan jumlah besaran yang akan diberikan. Rencananya, nilai tunjangan yang diterima akan berdasarkan kinerja pokja di Unit Layanan Pengadaan (ULP), bervariasi. Sekitar Rp20 juta per bulannya, bahkan lebih.

Plt Kepala Inspektorat Sulsel Sulkaf S Latief mengatakan nilai besaran tunjangan bagi panitia lelang memang belum ditentukan. Hanya saja, pihaknya berencana menyetarakan TPP-nya dengan eselon II. Bahkan, bisa melebihi jika punya kineja lebih.

Upaya ini dilakukan agar tak ada lagi panitia lelang yang berani bermain proyek. Makanya tunjangan yang diberikan mesti lebih besar. “Tidak main lagi saat proses lelang. Betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik,” bebernya kepada FAJAR, Kamis, 6 Mei.

Terpisah Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pemprov Sulsel, Sari Pudjiastuti mengatakan, saat ini hitungan TPP memang masih berdasarkan kelas jabatan. Selain itu, ada pula tambahan berdasarkan jumlah paket yang ditangani setiap panitia lelang.

Dari perhitungan tersebut, para panitia menerima TPP sebesar Rp10 juta sampai Rp12 juta per bulan. Ada total 33 orang panitia lelang yang saat ini bekerja. Tambahan tersebut, agar tak ada lagi yang bermain dengan kontraktor.

Bagikan berita ini:
3
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar