Kasus Sate Sianida, Penyidik Diminta Periksa Aiptu Tomi

Kamis, 6 Mei 2021 13:12

Tersangka kasus sate beracun Nani Apriliani Nurjaman. Foto: diambil dari radarjogja

FAJAR.CO.ID, JOGJA – Kasus sate sianida dengan tersangka Nani Apriliani Nurjaman, menyeret Aiptu Y. Tomi Astanto.

Pasalnya, anggota Polri itu diketahui memiliki hubungan dengan Nani. Keduanya, merupakan pasangan suami-istri.

Itu didapat dari keterangan pengurus RT dan Dusun Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Bantul.

Sejak setahun terakhir, Tomi membeli sebuah rumah di dusun tersebut yang menjadi tempat tinggalnya bersama Nani alias Tika.

Kepada pengurus kampung, Tomi dan Nani mengaku sebagai pasangan suami istri sah.

Semestinya, polisi juga memeriksa Aiptu Tomi dalam kasus sate sianida ini.

Demikian disampaikan Kepala Divisi Humas Jogja Police Watch (JPW) Baharuddin M. Kamba, Rabu (5/5/2021), dikutip dari Radar Jogja (jaringan Fajar.co.id).

“Dari fakta ini, peran Tomi dalam pusaran kasus sate sianida tidak bisa dikesampingkan. Dia harus diperiksa untuk dimintai keterangan. Polisi tidak boleh mengabaikannya,” desaknya.

JPW menilai munculnya kasus sate sianida itu tidak bisa dilepaskan dari sosok Aiptu Tomi.

Selama ini, Polres Bantul maupun Polda DIJ selalu mengatakan motif Nani melakukan tindakan itu karena sakit hati dengan Tomi.

Alasannya, bintara tinggi Polri itu menikah dengan perempuan lain. Padahal sebelumnya Tomi berdasarkan keterangan tersangka yang disampaikan polisi berjanji akan menikahi.

Dari penjelasan itu, JPW melihat ada keganjilan. Patut diduga sebelum kenal dengan tersangka, Tomi telah memiliki istri sah.

Bagikan berita ini:
10
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar