Kunjungan ke Papua, Panglima TNI Ingin Diskusi Langsung dengan Komandan Lapangan

Kamis, 6 Mei 2021 19:16

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Twitter Humas Polri)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal melakukan kunjungan kerja ke Papua pada Kamis (6/5) ini.

Eks Kepala Staf TNI AU itu akan berangkat ke Bumi Cenderawasih bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hadi pergi ke Papua menyusul label teroris yang diberikan pemerintah kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Saya beserta Kapolri akan berangkat menuju ke Papua,” kata Hadi di dalam rapat Komisi I DPR, Kamis (6/5).

Rapat itu sendiri membahas tentang tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Hadi mengaku perlu hadir di Papua secara langsung meski dirinya selalu mendapat laporan tentang situasi di provinsi ujung timur Indonesia itu.

“Kami memang setiap saat mendapatkan laporan terkait situasi yang ada, tetapi tentu saja komunikasi dan diskusi secara langsung dengan para komandan di lapangan sangat kami perlukan,” kata Hadi.

KKB di Papua kembali membuat ulah. Mereka membakar sejumlah fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah. Sejak Minggu (2/5) hingga Senin (3/5), kelompok yang sudah dilabeli sebagai teroris itu membakar gedung sekolah, perumahan guru, gedung puskesmas dan akses jalan raya pada sejumlah wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal yang dihubungi dari Timika, Selasa (4/5), menyebutkan fasilitas yang dibakar dan dirusak oleh KKB yaitu lima ruang kelas SD Mayuberi, rumah dinas guru, gedung lama Puskesmas Mayuberi.

KKB juga merusak fasilitas Jembatan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni (pintu angin). Kejadian itu baru diketahui setelah seorang warga bernama Joni Elatotagam datang melapor ke Kepala Distrik (Camat) Ilaga Utara yang berada di Kimak, pada Senin (3/5).

“Bapak Joni Elatotagam melaporkan bahwa telah terjadi pembakaran yang berawal pada hari Minggu (2/5) sekitar pukul 22.30 WIT. Saat berada di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Bapak Joni Elatotagam melihat kumpulan asap hitam tebal yang berasal dari Kampung Mayuberi sekitar pukul 23.00 WIT,” tutur Kamal.Atas kejadian itu, Joni Elatotagam bergegas menuju Polres Puncak di Kota Ilaga pada Senin (3/5) untuk melaporkan situasi yang terjadi di Mayuberi.

Saat melakukan aksinya itu, KKB membagi tugas, ada yang bertugas membakar gedung lama puskesmas dan gedung SD Mayuberi, sementara kelompok yang lain bertugas merusak tiga titik ruas Jalan Mayuberi, Jalan Kimak dan Jalan Wuloni. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar