Resmi Berlaku, Kadishub Tegaskan Penyekatan Mudik Bukan Sekadar Formalitas

Kamis, 6 Mei 2021 17:08

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyekatan Mudik telah resmi berlaku mulai hari ini hingga 17 Mei mendatang, termasuk di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muhammad Arafah mengatakan, operasi penyekatan mudik tidak sekadar formalitas.

Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan pengecekan secara langsung di beberapa titik seperti yang ada di perbatasan Pangkep, Maros dan Bone.

“Poskonya sudah siap rata-rata. Gabungan juga sudah stand by dan siap di lapangan. Sanksinya putar balik kalau kedapatan. Kalau alasan keluarnya tidak cukup, persyatannya tidak terpenuhi, nda mungkin. Tidak akan bakalan lolos,” katanya, Kamis, (6/5/2021).

Terpisah, Kapolda Sulsel, Merdisyam mengungkapkan, penegakan hukum akan dilakukan di tahap air.

“Kita mengimbau. Kita menginginkan ada kesadaran masyarakat. Makanya kita perketat tempat-tempat yang menjadi potensi terjadinya kerumunan ataupun titik-titik keramaian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Merdi katakan, operasi ini melibatkan 4327 personil gabungan Polri, TNI dan Pemda dengan di 42 titik penyekatan terdiri dari 48 pos pengamanan yang berada di batas-batas kota, kecuali di wilayah aglomerasi.

“Ada aglomerasi 4 kota, yaitu Makassar, Maros, Gowa dan Takalar. Artinya di empat kota tersebut diberikan kesempatan dari pemerintah,” imbuhnya. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
2
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar