Ini Syarat Gelar Salat Idul Fitri di Lapangan

Jumat, 7 Mei 2021 15:58

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan panduan bagi masyarakat yang ingin menggelar Salat Idul Fitri di lapangan. Syarat yang paling utama adalah koordinasi dengan Satgas COVID-19.=

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas Surat Edaran (SE) No 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idulfitri 1442 H/2021 M di Saat Pandemi Covid-19.

“Panduan diterbitkan untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan salat Idulfitri. Edaran ini mengatur kegiatan malam takbiran dan salat Idulfitri yang diselenggarakan di masjid dan lapangan terbuka,” kata Yaqut dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/7).

Dalam SE tersebut pelaksanaan Salat Id di lapangan terbuka dan masjid wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Penanganan COVID-19, dan unsur keamanan setempat. Pelaksanaan Salat Id boleh dilakukan di masjid maupun lapangan terbuka dengan catatan wilayahnya masuk dalam zona hijau dan kuning COVID-19.

Sementara bagi mereka yang tinggal di zona merah dan oranye agar dilakukan di rumah masing-masing, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya.

Selain itu, pelaksanaan Salat Id di lapangan/masjid harus memenuhi sejumlah standar protokol pencegahan penularan COVID-19 seperti, jamaah tak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas ruangan, wajib berjarak, ada pengecekan suhu tubuh.

Kemudian bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri Salat Id di masjid dan lapangan.

Bagikan berita ini:
5
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar