KPK dan KemenPAN-RB Saling Lempar Tanggung Jawab, Mardani: Miris!

Jumat, 7 Mei 2021 14:16

Mardani Ali Sera

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politisi PKS Mardani Ali Sera mengaku prihatin atas kondisi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tak lulus tes seleksi PNS. Terlebih, kini KPK dan KemenPAN-RB saling lempar tanggung jawab soal nasib mereka.

“Bismillah,miris ketika melihat @KPK_RI & @kempanrb saling lempar tanggung jawab nasib 75 pegawai KPK yang diberitakan tidak lolos seleksi PNS. Lebih jauh, jangan sampai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) jadi ‘alat’ untuk mengurangi/mengintervensi independensi para pegawai KPK dalam melaksanakan tugasnya,” kata Mardani dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Jumat (7/5/2021).

Mardani mengatakan seharusnya pegawai di KPK yang ada saat ini dipertahankan. Jika yang bersangkutan tidak lolos tes TWK, perlu diiringi dengan memberikan kesempatan untuk memperkuat wawasan kebangsaan.

“Ada Lemhannas yang bisa membantu melakukan pembinaan. Kecuali mereka memutuskan sendiri untuk mundur,” sebutnya Mardani.

Anggota Komisi III DPR itu meminta KPK dan KemenPAN-RB membuka ke publik soal pelaksanaan TWK yang dinilai banyak kontroversi dala soalnya.

“Ini harus dibuka ke publik karena sudah menjadi urusan kita semua. Nasib pegawai KPK, yang sebagian berstatus penyelidik/penyidik, apalagi yang senior sudah mengharumkan nama KPK. Besarnya KPK pun tidak lepas dari peran penyidik dan pegawai KPK yang sudah berdedikasi selama ini,” jelasnya.

Mardani juga mengingatkan pimpinan KPK soal putusan Mahkamah Konstitusi yang mengamanatkan, tidak boleh ada satu pun kebijakan yang merugikan pegawai KPK dalam proses pengalihan status menjadi ASN.”Pimpinan KPK harus taat putusan tersebut,” tegasnya.

Dia menyarankan KPK bukan menyeleksi, melainkan memberi asesmen terhadap pegawai dalam peralihan status menjadi ASN.

“Jangan justru melempar tanggung jawab kepada lembaga lain seperti Kemenpan RB atau BKN,” sarannya.

“KPK mesti duduk bareng bersama Kemenpan RB untuk menjelaskan duduk permasalahan, termasuk TWK tadi. Apa maksud dan tujuannya. Plus kenapa ada pertanyaan-pertanyaan yang tidak standar dan tricky. Semua tidak boleh lempar tangan, mesti bertanggung jawab,” lanjut Mardani Ali Sera.

Sebagai partai opisisi, Mardani menyebut PKS akan terus mendukung penguatan di KPK.

“Oposisi sangat berkepentingan KPK kuat, agar menjadi pengawas dan penyelamat anggaran rakyat. Untuk publik, mari kita kawal dan awasi dengan ketat beragam upaya pelemahan sistematis pada KPK. Institusi yang sudah mampu bekerja memerangi korupsi selama ini,” pungkasnya. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
3
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar