Nikel dan Hasil Laut Masih Mendominasi Komoditas Ekspor Sulsel

Jumat, 7 Mei 2021 11:35

Ilustrasi ekspor Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aktivitas ekspor melalui pelabuhan Sulawesi Selatan pada bulan Maret 2021 kembali menunjukkan peningkatan positif. Dibukanya kembali perekonomian ditambah dengan masifnya vaksinasi menjadi faktor penentu bangkitnya ekspor di masa pandemi.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan pada bulan Maret 2021 tercatat mencapai US$ 113,69 Juta.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 4,51 persen bila dibandingkan nilai ekspor bulan Februari 2021 yang mencapai US$ 108,78 Juta. Sementara itu, capaian Maret 2021 tercatat mengalami peningkatan sebesar 42,60 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 79,73 Juta.

“Lima komoditas utama yang diekspor pada Maret 2021 yaitu Nikel 69,85 persen; Rumput Laut dan Ganggang Lainnya 9,81 persen; Garam, belerang dan kapur 6,55 persen; Besi dan Baja 4,29 persen; serta Ikan, Udang dan Hewan Air Tidak Bertulang Belakang Lainnya 2,87 persen,” beber Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah dilansir dari situs resmi BPS Sulsel, Jumat (7/5/2021).

BPS juga menyebut, sebagian besar ekspor pada bulan Maret 2021 ditujukan ke Jepang, Tiongkok, Bangladesh, Taiwan, dan Amerika Serikat, dengan proporsi masing-masing 72,68 persen, 17,86 persen, 2,71 persen, 2,31 persen, dan 1,05 persen.

Selain ekspor, BPS juga merilis nilai Impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Maret 2021. Impor barang dari luar negeri justru relatif menurun mencapai US$ 56,28 Juta.

“Angka ini mengalami penurunan sebesar 35,62 persen bila dibandingkan nilai impor bulan Februari 2021 yang mencapai US$ 87,42 juta,” terang Yos.

Sementara itu, capaian Maret 2021 tercatat juga mengalami penurunan sebesar 29,15 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 79,44 juta.

Lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada bulan Maret 2021 yaitu Gandum-Ganduman; Olahan Makanan Hewan; Gula dan Kembang Gula; Mesin-mesin/Pesawat Mekanik; dan Kapal Laut; dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 30,69 persen, 24,12 persen, 19,49 persen, 5,56 persen dan 5,15 persen.

Sebagian besar impor pada bulan Maret 2021 didatangkan dari India 30,49 persen, Australia 19,96 persen, Argentina 12,47 persen, Tiongkok 12,08 persen, dan Kanada 10,78 persen. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
8
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar