Ekonomi Sulsel Minus 0,21 Persen, Hanya Tiga Lapangan Usaha Ini yang Tumbuh Positif

Sabtu, 8 Mei 2021 11:46

ILUSTRASI Pertanian (Foto: Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan Yos Rusdiansyah menyebut kinerja perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan pada triwulan I 2021 mengalami perbaikan, meskipun masih dalam fase kontraksi.

“Ekonomi tercatat terkontraksi sebesar -0,21persen (yoy), tidak sedalam kontraksi pada triwulan sebelumnya yang tercatat -0,62 persen (yoy),” kata dia dalam situs resmi BPS Sulsel, dilansir pada Sabtu (8/5/2021).

Dikatakan, perekonomian Sulsel berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2021 mencapai Rp 125,11triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 79,95 triliun.

Dari sisi produksi, jelas Yos, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi yang tumbuh 8,73 persen.

“Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh 8,19 persen,” jelasnya.

Ekonomi Sulawesi Selatan Triwulan I-2021 terhadap triwulan sebelumnya turun atau kontraksi sebesar -2,50 persen (q-to-q).

Dari sisi produksi penurunan disebabkan oleh kontraksi yang terjadi pada hampir semua lapangan usaha (kecuali Pertanian dan Informasi dan komunikasi).

Sementara itu, dari sisi pengeluaran penurunan disebabkan oleh hampir seluruh komponen mengalami kontraksi kecuali Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT).

Hal serupa dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Budi Hanoto bahwa perkembangan Covid-19 akan sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan ekonomi di daerah sehingga pentingnya untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Bagikan berita ini:
9
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar