Kelompok Separatis Teroris Papua Melanggar HAM Berat

Sabtu, 8 Mei 2021 19:21

Ilustrasi - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Foto: Penerangan Kogabwilhan III

*) Oleh: Timotius Gobay

Kelompok Separatis Teroris Papua yang merupakan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah menewaskan 95 nyawa berkat aksi brutal yang dilakukan selama 3 tahun. Masyarakat mendukung Pemerintah untuk menumpas habis kelompok separatis teroris Papua yang telah melanggar HAM berat tersebut.

Kelompok separatis dan teroris Papua telah banyak membunuh rakyat. Hal tersebut dibenarkan oleh Menko PolhukamMahfud MD, dimana dari jumlah 95 tersebut, 59 diantaranya merupakan warga sipil.

Selain mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia, teror yang dilancarkan oleh KKB juga menyebabkan 110 korban luka-luka. Detailnya, yaitu 53 warga sipil, 51 prajurit TNI dan 16 personel Polri.

Adapun tindakan yang selama ini dilakukan oleh KKB, mulai dari membunuh, hingga membakar helikopter.

            Ia juga menuturkan, bahwa KKB telah menggorok leher orang, pemenggalan pegawai KPU di tengah jalan. Hal tersebut tentu saja sudah termasuk ke dalam pelanggaran HAM berat.

            Mahfud menjelaskan, meskipun KKB bertindak sangat brutal, namun pemerintah tetap berupaya menyelesaikan konflik tersebut dengan tetap berpedoman pada Hak Asasi Manusia.

            Dirinya juga mengklaim, bahwa lebih dari 90% masyarakat Papua tidak ada masalah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, masyarakat asli Papua yang memilih jalan menjadi teroris (KKB) jumlahnya justru jauh lebih sedikit.

Bagikan berita ini:
3
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar