Perusda Malas Setor Deviden, ke Mana Omzetnya?

Sabtu, 8 Mei 2021 17:01

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Performa perusahaan daerah (perusda) Pemkot Makassar cukup mengkhawatirkan. Hingga kini, mereka belum menyetorkan dividen.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Makassar Helmy Budiman mengatakan kinerja perusda yang tak sesuai harapan membuatnya bakal dievaluasi. Ini berdasarkan hasil evaluasi langsung Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

“Kami sudah diskusi dengan Pak Wali (Moh Ramdhan Pomanto), beberapa perusda akan dievaluasi kinerjanya,” ujarnya, kemarin.

Helmy mengungkapkan, hingga kini belum ada perusda yang menyetorkan dIviden. Padahal, setelah dilakukan audit internal mestinya telah ada masuk ke kas pemkot.

“Memang tidak aturan mengenai batas waktu penyetoran. Namun, idealnya setelah audit internal dilakukan mesti sudah harus setor. Apalagi audit dari BPK juga sudah keluar,” katanya.

Di samping menunda penyetoran dividen hasil pendapatan 2020, performa perusda yang jeblok juga jadi problem. Pandemi selalu menjadi alasannya.

“PD Parkir, misalnya. Mestinya bisa survive kemarin karena sektor yang tak terlalu terdampak adalah parkir,” katanya.

Sebagai perbandingan realisasi pendapatan parkir 2020 antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar dan PD Parkir Makassar memiliki selisih mencolok.

Bapenda Makassar mampu merealiasaikan pajak parkir sebesar Rp4,1 miliar sedangkan PD Parkir proyeksi deviden hanya capai Rp443 juta.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menegaskan evaluasi akan dilakukan. Mestinya posisi perusda saat ini sudah mesti menopang sektor pendapatan yang mampu mendongkrak PAD secara signifikan.

Bagikan berita ini:
10
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar