Sedekah Disalahgunakan Penerima, Lalu Bagaimana Pahalanya?

Minggu, 9 Mei 2021 15:02

Sedekah. (ILUSTRASI)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bagaimana caranya agar hidup ini tidak melulu merasa kekurangan? Utamanya kekurangan materi. Nasihatnya sederhana sekali. Amalkan surah Al-Maun dan surah Al Baqarah ayat 261 yang tertulis dalam Alquran.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al Baqarah 261: Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada 100 biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.

Bulan suci Ramadan dengan segala keistimewaannya, bahkan segala amal baik dilipatgandakan pahalanya. Termasuk zakat dan infak.

Namun dewasa ini tak sedikit kalangan orang menyalahgunakan momentum umat ramai-ramai menyalurkan zakat dan sedekahnya dengan menipu.

Ketua Lembaga Dakwah Raihan Al Munawwar Kota Makassar, KH. Syamsualam Usman menjelaskan, dalam Alquran dikatakan, barang siapa yang mengambil yang bukan haknya, maka ia akan mendapatkan balasannya di hari kiamat.

“Adalah orang yang menguasai sesuatu yang bukan miliknya, dan mendapatkan sesuatu itu dengan tipu muslihat, maka ia sungguh berdosa besar,” ujarnya, Minggu (9/5/2021).

Ya, orang yang menyalahgunakan sedekah digolongkan sebagai orang yang munafik. Melakukannya adalah sebuah perbuatan dosa besar.

Allah SWT membeci kemunafikan. Orang yang disebut munafik adalah mereka yang menampakkan sesuatu yang sejalan dengan kebenaran di depan orang banyak, padahal kondisi batinnya atau perbuatan yang sebenarnya tidak demikian.

Bagikan berita ini:
6
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar