Ini Deretan Kasus yang Diungkap Penyidik KPK yang Tak Lolos TWK, Mayoritas Kader PDIP

Senin, 10 Mei 2021 09:28

Ilustrasi penyidik KPK. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah membeberakan sejumlah kasus besar yang ditangani penyidik atau penyelidik KPK yang terancam disingkirkan karena tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Jadi gini..OTT kasus besar yang masih selamatkan muka KPK pasca Revisi UU & Pimpinan baru ternyata ditangani Penyelidik/Penyidik yang justru terancam disingkirkan gara-gara tes wawasan kebangsaan yang kontroversial,” kata Febri Diansyah, dikutip Fajar.co.id, Senin (10/5/2021).

Febri lalu menyebut deretan kasus tersebut. “Misal: OTT KPU, Bansos Covid19, Benur KKP, Cimahi, Gub Sulsel, Nganjuk dll,” ungkapnya.

Diketahui Kasus KPU melibatkan politisi PDIP Harun Masiku, kasus Bansos Covid-19 yang melibatkan menteri asal PDIP Juliari P Barubara, kasus suap benur KKP dengan tersangka menteri asal Gerindra Edhy Prabowo.

Selanjutnya kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang juga Ketua DPC PDIP Cimahi.

Lalu kasus OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang tercatat sebagai kader PDIP. Terakhir kasus OTT Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, kader PDIP.

Untuk OTT terakhir yang dilakukan KPK terhadap Bupati Nganjuk. Febri mengungkapkan masih ditangani penyidik yang sebenarnya sudah masuk daftar 75 pegawai yang bakal dicoret.

“Sungguh “tidak” berwawasan kebangsaan. Udah masuk list 75, tapi masih OTT. Hormat untuk tim yang masih terus bekerja menjaga bangsa ini dari perilaku korup sekalipun ia dicap dan distigma,” pungkasnya. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar