Jokowi Dijebak Soal Bipang Ambawang? Syamsuddin Alimsyah Bilang Begini

Senin, 10 Mei 2021 08:38

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Sekretariat Presiden/Youtube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ajakan Presiden Jokowi untuk belanja babi panggang atau bipang ambawang secara online masih menuai kontroversi. Benarkah Jokowi dijebak?

Informasi yang menyebut Jokowi dijebak pun jadi perbincangan publik. Kabarnya, Jokowi tak diberi tahu bahwa yang dimaksud bipang ambawang itu adalah babi panggang asal Kalimantan.

“Saya kira kita tentu menjadi kaget, bahkan merasa syok, seolah tidak percaya, bagaimana mungkin seorang presiden bisa mengeluarkan pernyataan yang blunder,” kata pengamat politik, Syamsuddin Alimsyah, dikutip Pojoksatu.id dari kanal YouTube Ustadz Demokrasi, Senin (10/5).

Pendiri Komite Pemantau Legislatif (Kopel) ini menyebut pernyataan Jokowi menuai pro kontra di masyarakat karena mengaitkan bipang ambawang dengan mudik dan Lebaran.

Pria yang akrab disapa Syam ini mengatakan, secara sekilas tidak ada masalah dari pidato Jokowi.

Jokowi hanya mengingatkan bahwa masyarakat dilarang mudik. Jokowi lantas mengatakan bahwa yang tidak bisa mudik bisa belanja oleh-oleh melalui online.

“Yang mengundang kontroversi ketika (Jokowi) menyebut itu adalah makanan bipang (babi panggang) ambawang dari Kalimantan,” ucapnya.

“Ini kemudian mengundang kontroversi karena kita tahu betul bawha bipang ambawang adalah makanan yang terbuat dari babi, yang tentu bagi umat Islam itu adalah tidak diperbolehkan,” sambungnya.

Menurut Syam, pernyataan Jokowi soal bipang ambawang tidak berdiri sendiri, karena Jokowi mengaitkannya dengan mudik.

Bagikan berita ini:
2
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar