Kekerasan di Masjid Al Aqsa, Sekjend PBB Minta Israel Hormati Tempat Suci

Senin, 10 Mei 2021 12:53

BENTROK: Bentrokan meletus antara pengunjuk rasa Palestina dan polisi Israel di luar Kota Tua Yerusalem, Sabtu (8/5). (A...

FAJAR.CO.ID, NEW YORK- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Israel untuk menahan diri secara maksimal dan menghormati hak atas kebebasan berkumpul secara damai. Demikian dikatakan seorang juru bicara PBB, Minggu (9/5).

Pernyataan itu disampaikan Sekjen PBB ketika ketegangan meningkat di Yerusalem Timur di sekitar Al Aqsa, yakni masjid tersuci ketiga bagi umat Islam.

“Sekretaris Jenderal PBB mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas berlanjutnya kekerasan di Yerusalem Timur yang diduduki (Israel), serta kemungkinan penggusuran keluarga Palestina dari rumah mereka,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.

“Dia (Guterres) mendesak Israel untuk menghentikan pembongkaran dan penggusuran,” ujarnya.

Guterres mendesak agar status quo di tempat-tempat suci itu terus ditegakkan dan dihormati, kata Dujarric.

Sebelumnya dilaporkan bentrokan meletus antara pengunjuk rasa Palestina dan polisi Israel di luar Kota Tua Yerusalem, Sabtu (8/5), ketika puluhan ribu jamaah Muslim bersembahyang pada malam suci Islam Lailatul Qadar.

Sedikitnya 80 orang terluka, termasuk anak di bawah umur dan satu tahun, dan 14 orang dibawa ke rumah sakit, menurut Bulan Sabit Merah Palestina. Sementara polisi Israel mengatakan satu petugas terluka.

Ketegangan meningkat di kota itu sepanjang bulan suci Ramadhan, di tengah meningkatnya kemarahan atas potensi pengusiran sejumlah keluarga Palestina dari rumah-rumah mereka di Yerusalem—tanah yang diklaim oleh pemukim Yahudi.

Bagikan berita ini:
8
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar