Polemik, Komisi III Sesalkan TWK Pegawai KPK yang Sudutkan Kaum Perempuan

Senin, 10 Mei 2021 16:13

ILUSTRASI. KPK. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinyatakan tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Belakangan tes tersebut menjadi polemik lantaran ada pernyataan yang menyudutkan kaum perempuan. Misalnya pertanyaan bersedia atau tidak melepaskan jilbab.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khairul Saleh menyayangkan adanya pertanyaan yang menyudutkan kaum perempuan tersebut. Karena masalah tersebut sangatlah sensitif.

“Kalau pertanyaan itu muncul dan benar sebagaimana dirilis ke publik sangatlah disesalkan karena masalah tersebut sensitif dan rawan di masyarakat,” ujar Pangeran kepada wartawan, Senin (10/5)

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, pertanyaan-pertanyaan yang ada di TWK sejatinya tanpa harus menyinggung hal-hal yang sensitif dan menimbulkan polemik di publik.

“Agar pertanyaan yang diberikan dapat mengarah pada maksud dan tujuan tes tanpa harus menyinggung hal-hal sensitif karena akan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat,” katanya.

“Kami berharap agar tes ini dilaksanakan sesuai ketentuan termasuk pertanyaan yang diajukan haruslah mengarah pada tujuan diadakannya tes dimaksud,” tambahnya.

Adapun deretan pertanyaan kontroversi dalam TWK pegawai perempuan adalah, bersediakah melepas jilbab, bersedia atau tidak menjadi istri kedua, hingga pada saat pacaran pernah melakukan apa saja.

Seperti diketahui, pegawai KPK dilaporkan telah menjalani tes wawasan kebangsaan sebagai syarat untuk beralih ASN dari Badan Kepegawaian Negara atau BKN.

Bagikan berita ini:
9
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar