Provokator Penyekatan Mudik, Mantan Wakil Ketua FPI Aceh Ditangkap Polisi

Senin, 10 Mei 2021 16:56

Wahidin (40) warga Meunasah Jeurat, Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (9/5/2021) diringkus polisi

FAJAR.CO.ID, ACEH — Wahidin (40) warga Meunasah Jeurat, Lhoknga, Aceh Besar, Minggu (9/5/2021) diringkus polisi di rumahnya, karena menyebarkan video provokatif, yang mengajak warga untuk menerobos penyekatan yang dibuat oleh polisi.

Wahidin yang sebelumnya merupakan Wakil Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh, diringkus petugas dari Polda Aceh karena diduga melanggar UU ITE.

“Telah kami amankan seorang terduga pelaku berinisial WHD, yang merupakan pemilik video provokatif,” sebut Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta, S.H., M.H, melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si, dalam keterangan singkatnya, Senin (10/5/2021).

Dijelaskan Winardy, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyidikan terhadap pemilik konten video pada akun media sosial Instagram ‘cetul.22’.

Video tersebut juga sudah diposting oleh akun Facebook Zakarya Alhanafi pada tanggal 08 Mei 2021 yang bermuatan ujaran kebencian dan SARA terhadap aturan pemerintah.

Dalam video tersebut berisi rekaman seorang pria (Wahidin-red) mengenakan sorban sedang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mudik dan mengajak warga untuk menerobos titik-titik penyekatan mudik yang ada.

Terduga pelaku beserta barang bukti saat ini sudah ditahan di Polda Aceh guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kepada terduga pelaku akan disangkakan Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45a Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
3
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar