Ustaz Yusuf Muhammad Martak: Tiba Saatnya Umat Islam Saling Memaafkan yang Didasari Semangat Persatuan dan Kesatuan

Senin, 10 Mei 2021 19:20

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) ustad Yusuf Martak berharap Ramadan menjadi bul...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Bulan suci Ramadan sebentar lagi akan berakhir, tiba saatnya umat Islam akan menyambut datangnya hari kemenangan dan hari saling memaafkan yang didasari semangat persatuan dan kesatuan.

Idul Fitri 1442 Hijriyah kali ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk kita bermunajat kehadirat Allah SWT agar bangsa ini terlepas dari berbagai masalah, khususnya pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

“Selama ini mungkin kita bertanya-tanya penyebab masalah yang silih berganti terjadi di negeri ini, apakah ujian atau hukuman dari Yang Maha Esa? Nampaknya kita perlu bermuhasabah (introspeksi diri) agar kita tahu dan sadar mungkin ada perilaku dan sepak terjang kita selama ini menjadikan kita harus menerima ujian demi ujian tiada henti-hentinya,” kata Ustad Yusuf Muhammad Martak, Senin (10/5/).

Sebagai prinsip dasar demokrasi, lanjut dia, penyelenggaraan pemerintahan sejak awal kemerdekaan Indonesia kita selalu hidup dalam kerukunan, namun perbedaan pendapat dalam mengisi demokrasi akhir-akhir ini tidak sedikit yang memberi cacat dalam kehidupan sosial.

“Kita harus jujur, bahwa proses kita dalam mengisi demokrasi tidak sedikit membuat ikatan tali persaudaraan sebangsa, kadang mudah terpicu oleh kesalahpahaman dan kadang berakibat meruncingnya perbedaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” jelasnya.

“Saya yang kebetulan berada di dalam barisan terdepan, ingin sekali mengisi serta manjaga demokrasi dan kerukunan antar umat beragama maupun kerukunan kebangsaan tetap terjaga dengan baik,” ujar Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu.

Bagikan berita ini:
2
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar