Warga DKI Jakarta Meninggal Sehari Usai Divaksin AstraZeneca, Anies Baswedan Lapor Wamenkes

Senin, 10 Mei 2021 21:24

Anies Baswedan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Seorang warga DKI Jakarta meninggal dunia, sehari setelah disuntik vaksin AstraZeneca. Kabar tersebut langsung ditindaklanjuti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung melaporkan kasus tersebut ke Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono. Dalam laporannya Anies mengatakan warganya, Trio Fauqi Virdaus yang tinggal di Jakarta Timur, meninggal dunia usai vaksinasi COVID-19, AstraZeneca.

“Kami menyampaikan kejadian itu kepada Pak Wamenkes agar menjadi perhatian serius,” katanya, Senin (10/5).

Ditekannya, Pemerintah harus menyikapi peristiwa tersebut dengan serius. Sebab kasus itu berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin COVID-19.

Dikatakannya, sejumlah negara di Eropa membatasi usia warga yang ikut vaksinasi AstraZeneca, yakni batasan umur 40 tahun hingga 60 tahun.

Untuk diketahui, seorang warga Viki mengisahkan adiknya, Trio Fauqi Vidaus meninggal dunia pada Kamis (6/5). Meninggalnya Trio itu sehari setelah disuntikan vaksin AstraZeneca.

Trio menjalani vaksin di GBK pada Rabu (5/5). Trio pulang ke rumah dalam rentang waktu pukul 15.30-16.30 WIB. Trio bercerita sudah melakukan suntik vaksin difasilitasi kantornya.

“Dia bercerita ke ibu saya bahwa dia baru saja melaksanakan suntik vaksin di GBK yang bekerja sama dengan RS Pertamina Pusat kalau nggak salah. Setelah pulang dia mengeluh nih kepada ibu saya, dia mengalami kondisi yang tidak enak setelah itu,” kata Viki.

Bagikan berita ini:
8
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar