1330 Pemudik di Sulsel Putar Balik

Selasa, 11 Mei 2021 18:43

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ribuan pemudik yang hendak lintas kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa harus berlapang dada. Niat untuk mudik tahun ini harus dikubur dalam-dalam.

Sejak diberlakukannya sistem penyekatan di berbagai daerah di Sulsel sejak 6 Mei 2021, polisi mendata jumlah kendaraan yang hendak mudik.

“Sampai hari ini datanya 1330 (untuk kendaraan roda dua maupun roda empat),” kata Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe, Selasa (11/5/2021).

Selama Operasi Ketupat 2021 ini berlangsung, pihaknya mengerahkan ribuan personel dari aparat kepolisian dan TNI, untuk berjaga di sejumlah pos yang telah disediakan.

“Khusus Polri ada 3.215 personel. TNI terkait 2007 personel,” tambah perwira polisi tiga melati ini.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyebut, secara keseluruhan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dengan melakukan penyekatan mudik berjalan dengan baik. Ia mengakui bahwa penyekatan mudik memang membuat masyarakat tidak nyaman.

“Namun hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular varian baru virus COVID-19,” kata Sigit.

Menurutnya, tugas kepolisian adalah menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Untuk itu, ia meminta masyarakat memahami kebijakan larangan mudik agar kasus COVID-19 tak lagi meningkat.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, penyekatan kendaraan dilakukan dengam ditambah pemeriksaan protokol kesehatan pengendara.

“Penyekatan dilakukan juga di hotel dan tempat wisata agar tidak menyebar COVID,” katanya.

Bagikan berita ini:
2
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar