Fraksi PAN Sebut Israel Lakukan Perbuatan Keji dan Biadab

Selasa, 11 Mei 2021 17:27

BANYAK DIKECAM: Aparat Israel bentrok dengan demonstran Palestina di kompleks Masjidilaqsa Jerusalem (7/5). (AHMAD GHARR...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyerangan polisi Israel terhadap umat Islam yang sedang menunaikan salat Tarawih di Masjidilaqsa mendapat kecaman keras dari kaum muslim di Indonesia.

Hampir seluruh elemen negara mengutuk, mengkritisi, dan mengecam tindakan polisi Israel tersebut. Mulai dari Presiden Jokowi, DPR, MPR, ormas Islam, elemen terkain lainnya.

Anggota DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus menyebut, tindakan aparat Israel yang melempar granat kejut ke arah jamaah yang sedang mekakukan salat tarawih merupakan perbuatan keji dan biadab. Israel telah mempertontonkan gerakan zionisme yang anti-HAM dan tidak menghormati agama. “Polisi Israel telah mempertontonkan kepada dunia kejahatan luar biasa, brutal, dan nyata di luar batas kemanusiaan,” ujar Guspardi Sabtu (8/9).

Menurut Guspardi, Israel sudah sangat keterlaluan dan melakukan perbuatan keji secara berulang. Dari serangkaian aksi teror dan kekerasan yang di lakukan Israel di Palestina, terlihat ada upaya sistematis Israel untuk mengusir warga Palestina dari wilayah Jerusalem Timur itu. Penggusuran paksa terhadap rumah-rumah warga Palestina terus terjadi.

Awal Ramadan lalu pihak Israel juga menyabotase azan di Masjid Al Aqsa. Terkini serangan tentara Israel menyerang Masjid al-Aqsa dan membubarkan jamaah yang sedang beribadah menyebabkan sedikitnya 205 warga Palestina terluka.

Legislator asal Sumatera Barat itu itupun mempertanyakan sikap dan peran PBB dalam menyelesaikan konflik yang berkepanjangan antara Palestina dan Israel. Sementara desakan mayoritas negara di dunia menginginkan terciptanya perdamaian dan mendorong adanya perlindungan terhadap warga palestina dan Masjid Al Aqsa.

Kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci yang sangat dihormati oleh Umat Islam sedunia. Statusnya sebagai tempat ibadah umat Islam yang dilindungi dan telah ditetapkan sebagai situs warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Guspardi meminta pemerintah untuk mendesak PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab, dan Komunitas HAM internasional untuk mengambil langkah responsif. Yakni, melakukan konsolidasi untuk menyelamatkan Masjid Al Aqsa dan rakyat palestina dari praktik imperialis dan kolonialisme Israel. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
10
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar