Hotel dan Restoran Hanya 50 Persen Kantongi Sertifikat CHSE Kemenparekraf

Selasa, 11 Mei 2021 22:26

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Hotel dan restoran di Makassar belum sepenuhnya memenuhi sertifikat CHSE. Hanya separuh dari seluruh yang terdaftar di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kemenparekraf mewajibkan restoran dan hotel agar memiliki sertifikat CHSE. Singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Enviroment (Ramah Lingkungan).

Merujuk pada data CHSE Kemenparekraf, sudah ada 101 usaha pariwisata yang telah mengantongi sertifikat CHSE di Makassar. 53 di antaranya merupakan hotel.

Plh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Muhammad Roem mengatakan, penting bagi hotel dan restoran untuk memiliki sertifikat tersebut. Sebab, menjadi indikator bagus atau tidaknya penerapan prokes di tempat itu.

Beberapa kali, kata dia, pihaknya terus mengimbau usaha sektor pariwisata terkhusus hotel dan restoran. Mereka diminta untuk segera menaati apa yang menjadi kebijakan Kemenparekraf demi mencegah penularan Covid-19.

“Kami selalu menghimbau untuk segera mensertifikasikan ke Kemenparekraf RI. Ini karena harus industri sendiri yang mendaftar,” ujar Roem saat ditemui di Balai Kota Makassar, Selasa (11/5/2021).

Roem menyebut hotel dan restoran yang belum bersertifikat CHSE harus punya itikad baik untuk mendaftar. Sehingga, pengunjung atau tamu merasa aman saat berkunjung.

“Otoritas Kemenparekraf yang melakukan sertifikasi, dan industri yang harus mendaftar langsung. Dan ini masih banyak yang belum bersertifikat,” tutup Roem. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
10
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar