Terima Kasih Naif, Karya-karyamu Abadi di Hati

Selasa, 11 Mei 2021 14:05

Band Naif

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kabar bubarnya band legendaris tanah air, Naif, seketika membuat warganet patah hati. Para pemujanya datang dari lintas usia, lintas generasi.

Gendre musik slow mendayu-dayu khas tahun 70’an diramu dengan lirik cinta kadang juga nyeleneh menjadikan karya Naif abadi di hati penikmat musik.

Awalnya dua pentolan Naif Band, Emil dan Pepeng menyatakan telah hengkang sejak September 2020. Belakangan David Bayu akhirnya membenarkan bahwa Naif Band telah benar-benar bubar.

Selama seperempat abad band yang digawangi David, Emil, Pepeng, dan Jarwo itu berdiri bergelut di industri musik, menghibur pecinta musik hingga lagu-lagunya melekat di kehidupan penggemarnya.

Netizen di media sosial Twitter mendadak patah hati. Tak sedikit yang sedih, adapula yang mengenang kembali lirik-lirik lagunya yang ikonik.

Penyanyi Kunto Aji misalnya, menyebut Naif band adalah apa-apa yang ia kagumi dari musik Indonesia, bagian dari jati diri yang tidak terusik industri.

“Apapun jadinya ke depan, Bang Emil, dan tetangga gw, Bang Pepenk, terima kasih untuk Naif-nya. @Naifband,” cuit Kunto Aji di Twitter, Selasa (11/5/2021).

Politisi PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko menimpali, “Saat kita tak lagi naif…kita mulai belajar bersiasat. Saat tak ada lagi @Naifband, masa kecil imajinerku di tahun-tahun 1970an tak lagi ada,” kenangnya.

“Aku tak tahu apa yang terjadi, antara aku dan kau. Yang kutahu pasti, kubenci untuk mencintaimu. Terima kasih Naif Band, karya-karyamu abadi di hati,” beber penulis novel, Boy Candra.

Bagikan berita ini:
10
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar