Ayah Hamili Anak Tiri yang Masih Berusia 13 Tahun, Janin Dibunuh dengan Sadis

  • Bagikan

“Karena merasa takut lalu korban tidak bisa menolak. Perbuatan cabul tersebut sudah dilakukan tersangka sebanyak 10 kali,” lanjutnya.

Horas mengatakan akibat pencabulan itu, korban hamil. Dengan kondisi perut yang membesar, korban memberitahukan ke ayah tirinya.

“Tersangka mengatakan kepada korban “gugurkanlah itu”. Kemudian korban bertanya “bagaimana caranya”. Tersangka mengatakan dengan cara diurut dan karena takut malu korban mengiyakannya,” jelasnya.

Membunuh Janin dengan Sadis

Selanjutnya, pada 31 Maret 2021 malam, tersangka membawa korban ke dapur langsung mengurut bagian perut ARZ ke arah bawah.

Setelah itu orok bayi/janin bayi keluar dengan posisi bagian kaki dahulu dan tersangka langsung menarik bagian kaki sehingga bagian badan terputus, sedangkan bagian kepala tertinggal  di dalam rahim.

“Tersangka pergi keluar rumah dengan membawa  orok  tanpa kepala dan membungkusnya menggunakan kain warna putih dan membuangnya ke parit di depan rumah,” ungkap Horas.

Dan sekira satu jam pasca membuang orok, DH kembali mengorek rahim putri tirinya dengan memasukkan tangannya ke dalam berhasil mengeluarkan kepala orok.

Kemudian, DH menanam kepala itu bersama ari-ari di belakang rumah orang tuanya. Dan keesokan harinya warga heboh dengan penemuan janin di parit.

“Dari pemeriksaan, tersangka membenarkan bahwa janin/orok yang ditemukan di dalam parit tersebut adalah yang digugurkannya dari perut anak tirinya. DH juga mengakui bahwa janin yang digugurkan tersebut akibat perbuatan cabul yang dilakukannya dengan menyetubuhi anak tirinya secara paksa,” beber Horas. (*/nin/pojoksumut)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan