Vaksin Sinovac di Dunia Nyata Sangat Efektif Dibanding Uji Klinis

Rabu, 12 Mei 2021 16:58

Wirjawan Hardjamulia, kakek berusia 104 tahun yang menjadi penerima vaksin Covid-19 tertua di Indonesia. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Vaksin Sinovac dari Tiongkok yang telah digunakan di banyak negara, termasuk Indonesia, dinilai manjur. Di Indonesia, tenaga kesehatan yang sudah diberi suntikan Sinovac menunjukkan efektivitas karena tidak mudah terpapar Covid-19.

Ini menjadi hal yang menggembirakan bagi lusinan negara berkembang yang bergantung pada vaksin asal Tiongkok yang sempat dinilai kontroversial. Pasalnya, dalam uji klinis menunjukkan kinerja lebih buruk dibandingkan vaksin Barat.

Dilansir Bloomberg, Indonesia melacak 25.374 petugas kesehatan di Jakarta selama 28 hari setelah mereka menerima dosis kedua vaksin Sinovac dan menemukan bahwa vaksin tersebut melindungi 100 persen dari kematian dan 96 persen dari rawat inap setelah tujuh hari. Hal ini seperti dikatakan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam sebuah wawancara Selasa (11/5). Para pekerja kesehatandilacak hingga akhir Februari 2021.

Menkes Budi Gunadi juga mengatakan bahwa 94 persen pekerja medis telah terlindungi dari infeksi Covid-19 dan ini hasil luar biasa yang melampaui saat uji klinis. Namun, tidak dijelaskan apakah pekerja medis disaring secara seragam untuk mendeteksi pembawa asimtomatik. “Kami melihat penurunan yang sangat, sangat drastis dalam rawat inap dan kematian di antara pekerja medis,” sebut Menkes Budi Gunadi.

Data di Indonesia tersebut seakan memupus data di Brasil bahwa vaksin Sinovac lebih efektif saat digunakan dalam vaksinasi sesungguhnya dibanding saat pengujian. Seperti diketahui, dalam pengujian muncul tingkat efektivitas yang berbeda dan mengundang pertanyaan mengenai transparansi data. Hasil dari uji coba Fase III di Brasil menunjukkan tingkat kemanjuran vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac hanya sedikit di atas 50 persen. Itu hasil uji klinis Fase III terendah di antara semua vaksin Covid-19 generasi pertama.

Bagikan berita ini:
3
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar